B
Madrasah Aliyah
450+ Siswa
35+ Guru
3 -Tenaga Tata Usaha
Sekolah Islam terpercaya dengan program pendidikan berkualitas dan berakhlak karimah
Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Ma’arif Nahdlatul Ulama Nguwok merupakan lembaga pendidikan menengah Islam yang berada di bawah naungan LP Ma’arif Nahdlatul Ulama, berlokasi di Desa Nguwok, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan berdiri tahun 2006. Madrasah ini hadir sebagai wujud komitmen Nahdlatul Ulama dalam mencetak generasi muda yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh dalam akidah Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah, serta adaptif terhadap perkembangan zaman.
MAS Ma’arif NU Nguwok menyelenggarakan pendidikan yang mengintegrasikan kurikulum nasional madrasah dengan penguatan pendidikan keislaman, kepesantrenan, dan nilai-nilai ke-NU-an. Proses pembelajaran didukung oleh tenaga pendidik yang berdedikasi, lingkungan belajar yang religius, serta pembinaan karakter melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
Dengan visi “Terwujudnya generasi cerdas, religius, dan inovatif sebagai pembawa misi gerakan Nahdlatul Ulama”, MAS Ma’arif NU Nguwok berkomitmen membentuk peserta didik yang berakhlakul karimah, memiliki kecakapan akademik dan sosial, serta siap berkontribusi aktif bagi agama, bangsa, dan jam’iyyah Nahdlatul Ulama di masa depan.
Program menghafal Al-Qur'an dengan metode mudah dan menyenangkan, dibimbing oleh ustadz/ustadzah berpengalaman.
Penguasaan dua bahasa internasional dengan metode pembelajaran interaktif dan conversation class.
Pembelajaran teknologi informasi untuk menghadapi era digital dengan fasilitas lab komputer modern.
Informasi terkini tentang kegiatan dan pencapaian Madrasah Aliyah Ma'arif NU
You said:Buatlah berita tentang kegiatan Kepala Madrasah MAS Ma'arif Nahdlatul Ulama Nguwok Modo Lamongan Ahmad Farihin hari ini, "Rapat Kerja Kepala Madrasah Lokakarya Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Aliyah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Kamis 12 Februari 2026 bertempat di Hall Dapur Lamongan jalan Panglima Sudirman Lamongan yang dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan Dr. H.M. Muhlisin Mufa, serta diisi oleh Kasi Pendma Kabupaten Lamongan beserta pejabat pelaksana di Pendma!ChatGPT said:Kepala MAS Ma’arif NU Nguwok Hadiri Raker dan Lokakarya Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)Lamongan, 12 Februari 2026 — Kepala Madrasah MAS Ma’arif Nahdlatul Ulama Nguwok Modo Lamongan, Ahmad Farihin, menghadiri kegiatan Rapat Kerja Kepala Madrasah dan Lokakarya Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Kamis (12/02/2026).Kegiatan tersebut berlangsung di Hall Dapur Lamongan, Jalan Panglima Sudirman, Lamongan, dan diikuti oleh seluruh kepala Madrasah Aliyah se-Kabupaten Lamongan. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Dr. H. M. Muhlisin Mufa.Dalam sambutannya, Dr. Muhlisin Mufa menekankan pentingnya penguatan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai bagian dari transformasi pendidikan madrasah. Ia menyampaikan bahwa KBC tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai moderasi beragama, serta penanaman akhlakul karimah di lingkungan madrasah.Kegiatan lokakarya turut diisi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kabupaten Lamongan beserta para pejabat pelaksana di lingkungan Pendma. Dalam pemaparannya, disampaikan strategi teknis implementasi KBC di satuan pendidikan, mulai dari perencanaan pembelajaran, penguatan budaya madrasah, hingga evaluasi berbasis karakter.Ahmad Farihin menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa lokakarya ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen bersama dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah masing-masing.
Surabaya – Madrasah Aliyah Ma'arif Nahdlatul Ulama Nguwok Modo Lamongan terus memperluas jejaring dan membuka peluang pendidikan tinggi negeri bagi para santri. Hal ini ditandai dengan keikutsertaan MA Ma'arif Nahdlatul Ulama Nguwok Modo Lamongan dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya dengan 50 Madrasah Aliyah Negeri dan Swasta se-Jawa Timur, yang digelar di Ruang Pertemuan Lantai 9, Tower Teungku Ismail Ya’kub, Kampus UINSA A. Yani Surabaya, Selasa (3/2/2026).Dalam kegiatan tersebut, MA Ma'arif Nahdlatul Ulama Nguwok Modo Lamongan oleh Ahmad Farihin., selaku Kepala Madrasah. Kehadiran ini menegaskan komitmen madrasah dalam meningkatkan mutu lulusan serta memperluas akses santri menuju jenjang pendidikan tinggi, khususnya di perguruan tinggi berbasis keislaman dan kepesantrenan.Penandatanganan MoU ini disaksikan langsung oleh Rektor UINSA Surabaya, Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil., Ph.D., beserta jajaran Wakil Rektor, para Dekan, dan pimpinan Madrasah Aliyah negeri, dan swasta dari berbagai daerah di Jawa Timur.Ustadz Ahmad Farihin juga menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis bagi MA Ma'arif Nahdlatul Ulama Nguwok Modo Lamongan dalam menyiapkan masa depan santri secara akademik tanpa meninggalkan nilai-nilai kepesantrenan yang selama ini mereka geluti.“MoU ini sangat penting bagi madrasah, karena membuka ruang kemitraan resmi antara MA Ma'arif Nahdlatul Ulama Nguwok Modo Lamongan dengan UIN Sunan Ampel. Ini menjadi peluang besar bagi santri kami untuk melanjutkan study ke perguruan tinggi negeri dengan lingkungan akademik yang tetap menjaga tradisi, dan nilai pesantren,” ujarnya.Ahmad Farihin juga menambahkan, jalur kemitraan yang ditawarkan melalui kerja sama ini diharapkan dapat menjadi alternatif strategis bagi santri berprestasi agar memiliki akses yang lebih luas dan terarah ke pendidikan tinggi.“Kami berharap kerja sama ini dapat memberi motivasi lebih kepada santri untuk terus berprestasi, baik secara akademik maupun non-akademik, karena jalur masa depan mereka semakin terbuka dan jelas,” imbuhnya.Dalam sambutannya, Rektor UINSA Surabaya menegaskan bahwa kemitraan dengan madrasah merupakan bentuk keberpihakan kampus terhadap santri dan pesantren. Melalui jalur kerja sama ini, UINSA berkomitmen memberikan ruang afirmatif bagi lulusan madrasah agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi secara berkelanjutan dan terjamin secara regulasi.Selain penandatanganan MoU, kegiatan ini juga diisi dengan seminar pengembangan lembaga pendidikan, yang membahas pentingnya kesinambungan karakter santri dari pesantren menuju perguruan tinggi, serta penguatan sistem pendidikan berbasis nilai spiritual dan akademik.Melalui kerja sama ini, MA Ma'arif Nahdlatul Ulama Nguwok Modo Lamongan semakin menegaskan perannya sebagai madrasah yang memiliki visi "Terwujudnya Generasi Cerdas, Religius, dan Inovatif Sebagai Pembawa Misi Gerakan Nahdlatul Ulama". Madrasah ini juga memiliki orientasi masa depan, sekaligus konsisten menjaga identitas kepesantrenan dalam setiap langkah pengembangan pendidikan.
Kegiatan dilaksanakan di lingkungan madrasah dengan menghadirkan narasumber dari Prodi Ilmu Falaq UINSA yang memberikan pemaparan tentang konsep dasar arah kiblat, metode penentuan secara astronomis, serta penggunaan alat ukur modern maupun tradisional. Siswa mendapatkan pemahaman bahwa arah kiblat tidak sekadar ditentukan dengan perkiraan, melainkan melalui perhitungan ilmiah berdasarkan koordinat lintang dan bujur suatu tempat menuju Ka’bah di Makkah.Dalam sesi materi, pemateri menjelaskan bahwa secara geografis Indonesia berada di sebelah timur Ka’bah, sehingga arah kiblat umumnya condong ke barat laut dengan derajat kemiringan tertentu. Siswa diajak memahami konsep azimut kiblat, penggunaan kompas, hingga metode rashdul kiblat (bayangan matahari tepat di atas Ka’bah) yang terjadi dua kali dalam setahun, sekitar tanggal 27–28 Mei dan 15–16 Juli.Tidak hanya teori, kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik langsung di lapangan. Siswa kelas XI IPA melakukan pengukuran arah kiblat menggunakan kompas, aplikasi berbasis koordinat, serta simulasi perhitungan sederhana. Dengan pendampingan dosen dan mahasiswa UINSA, siswa belajar menentukan titik koordinat lokasi madrasah, menghitung sudut arah kiblat, dan mencocokkannya dengan hasil pengukuran lapangan.Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka dalam bertanya dan mencoba alat ukur secara langsung. Pembelajaran ini memberikan pengalaman nyata bahwa ilmu Fisika, Geografi, Matematika, dan Astronomi memiliki keterkaitan erat dengan praktik ibadah dalam kehidupan sehari-hari.Kepala MAS Ma’arif NU Nguwok Modo Lamongan menyampaikan apresiasi atas kerja sama ini sebagai bentuk implementasi pembelajaran kontekstual dan penguatan literasi sains berbasis nilai-nilai keislaman. Diharapkan kegiatan kolaboratif semacam ini dapat terus berlanjut guna meningkatkan wawasan akademik siswa serta menumbuhkan semangat belajar yang lebih aplikatif dan bermakna.Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memahami pentingnya ketepatan arah kiblat dalam pelaksanaan ibadah, tetapi juga menyadari bahwa Islam sangat menjunjung tinggi ketelitian ilmiah dan penguasaan ilmu pengetahuan.
Madrasah kami mengadakan serangkaian kegiatan meriah untuk memperingati Hari Santri Nasional. Acara ini meliputi lomba pidato, lomba seni, pentas musik, dan berbagai aktivitas edukatif lainnya. Semua siswa dapat berpartisipasi aktif menampilkan bakat mereka masing-masing.
Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa pendaftaran siswa baru untuk Tahun Ajaran 2025/2026 telah dibuka. Calon siswa dapat mendaftar melalui beberapa cara: online di website kami, langsung ke kantor sekolah, atau melalui aplikasi mobile. Untuk informasi lengkap tentang persyaratan dan biaya, silahkan hubungi bagian pendaftaran kami.https://s.id/SPMB_PPBM2627
Rombongan MAS Ma’arif NU Nguwok disambut secara resmi oleh pihak Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta yang diwakili oleh Kepala Humas UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan kunjungan dilaksanakan di Gedung Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, tepatnya di Ruang Teatrikal, yang menjadi salah satu fasilitas unggulan kampus tersebut.Dalam sambutannya, Kepala Humas UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas kunjungan MAS Ma’arif NU Nguwok. Beliau juga memberikan penjelasan mengenai profil kampus, sistem akademik, jalur penerimaan mahasiswa baru, serta berbagai fasilitas penunjang perkuliahan yang dimiliki UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.Sementara itu, pihak MAS Ma’arif NU Nguwok menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan kampus ini merupakan bagian dari program madrasah dalam memberikan orientasi dan pengenalan dunia perguruan tinggi kepada siswa, khususnya kelas akhir, agar memiliki gambaran nyata tentang lingkungan akademik di universitas.Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari pemaparan materi, sesi tanya jawab, hingga pengenalan fasilitas perpustakaan. Melalui kunjungan ini, diharapkan siswa MAS Ma’arif NU Nguwok semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, khususnya di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.Kegiatan kunjungan kampus ini diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama sebagai bentuk kenang-kenangan dan penguatan silaturahmi antara MAS Ma’arif Nahdlatul Ulama Nguwok dengan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Ajang PORSENI MA Tahun 2025 tersebut diselenggarakan di MAN Lamongan dan diikuti oleh peserta dari berbagai Madrasah Aliyah se-Kabupaten Lamongan. Perlombaan berlangsung dengan meriah dan kompetitif, menampilkan bakat-bakat terbaik siswa madrasah di bidang seni dan olahraga.Heri Setiakawan tampil dengan penuh percaya diri dan menunjukkan kemampuan vokal yang baik, sehingga mampu bersaing dan meraih posisi juara kedua pada cabang lomba Singer Putra. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa siswa MA Ma’arif NU Nguwok memiliki potensi dan kualitas yang mampu bersaing di tingkat kabupaten.Pihak madrasah menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan minat, baik di bidang akademik maupun nonakademik.Dengan diraihnya prestasi ini, MA Ma’arif Nahdlatul Ulama Nguwok Modo Lamongan terus berkomitmen mendukung pengembangan potensi siswa melalui pembinaan yang berkelanjutan demi mencetak generasi cerdas, religius, dan inovatif yang berprestasi dan berakhlak mulia.
Daftarkan putra-putri Anda sekarang untuk mengikuti pendaftaran MA NU tahun ajaran ini. Madrasah Aliyah Ma'arif NU siap memberikan pendidikan Islami terbaik dengan fasilitas modern dan tenaga pengajar profesional di Lamongan.